Menghitung perbedaan antara dua tanggal

Menghitung perbedaan antara dua tanggal

Gunakan fungsi DATEDIF saat Anda ingin menghitung selisih antara dua tanggal. Masukkan tanggal mulai di satu sel terlebih dahulu, lalu tanggal selesai di sel yang lain. Kemudian ketikkan rumus seperti salah satu contoh berikut ini.

Selisih hari

=DATEDIF(D9,E9,"h") dengan hasil 856

Dalam contoh ini, tanggal mulai ada di sel D9, dan tanggal selesai di sel E9. Rumus berada di sel F9. "H" mengembalikan jumlah hari penuh antara dua tanggal.

Selisih minggu

=(DATEDIF(D13,E13,"h")/7) dan hasilnya: 122,29

Dalam contoh ini, tanggal mulai ada di sel D13, dan tanggal selesai di sel E13. "H" mengembalikan jumlah hari. Tetapi perhatikan angka /7 di bagian akhir. Angka tersebut membagi jumlah hari dengan 7, karena ada 7 hari dalam seminggu. Perlu diketahui bahwa hasil ini juga perlu diformat sebagai angka. Tekan CTRL + 1. Lalu klik Angka > Tempat desimal: 2.

Selisih bulan

=DATEDIF(D5,E5,"b") dan hasilnya: 28

Dalam contoh ini, tanggal mulai ada di sel D5, dan tanggal selesai di sel E5. Dalam rumus tersebut, “b” mengembalikan jumlah bulan penuh antara dua hari.

Selisih tahun

=DATEDIF(D2,E2,"t") dan hasilnya: 2

Dalam contoh ini, tanggal mulai ada di sel D2, dan tanggal selesai di sel E2. "T" mengembalikan jumlah tahun penuh antara dua hari.

Menghitung usia dalam akumulasi tahun, bulan, dan hari

Anda juga dapat menghitung usia atau waktu layanan seseorang. Hasilnya dapat berupa “2 tahun, 4 bulan, 5 hari.”

1. Gunakan DATEDIF untuk mencari tahu total tahun.

=DATEDIF(D17,E17,"t") dan hasilnya: 2

Dalam contoh ini, tanggal mulai ada di sel D17, dan tanggal selesai di sel E17. Dalam rumus ini, “t” mengembalikan jumlah tahun penuh antara dua hari.

2. Gunakan DATEDIF kembali dengan “tb” untuk menemukan bulan.

=DATEDIF(D17,E17,"tb") dan hasilnya: 4

Di sel lain, gunakan rumus DATEDIF dengan parameter “tb”. Parameter “tb” mengembalikan jumlah bulan yang tersisa dalam satu tahun penuh yang lalu.

3. Gunakan rumus yang berbeda untuk mencari tahu hari.

=DATEDIF(D17,E17,"bh") dan hasilnya: 5

Sekarang kita perlu mencari tahu jumlah hari yang tersisa. Kita akan melakukannya dengan menulis jenis rumus yang berbeda, seperti dalam contoh di atas. Rumus ini mengurangi hari pertama bulan selesai (1/5/2016) dari tanggal selesai asli di sel E17 (6/5/2016). Berikut cara rumus ini menghitungnya: Pertama, fungsi DATE akan membuat tanggal, 1/5/2016. Tanggal dibuat menggunakan tahun di sel E17, dan bulan di sel E17. Lalu 1 mewakili hari pertama dalam bulan tersebut. Hasil dari fungsi DATE adalah 1/5/2016. Kemudian, kita kurangi tanggal tersebut dari tanggal selesai asli di sel E17, yaitu 6/5/2016. 6/5/2016 dikurangi 1/5/2016 adalah 5 hari.

Catatan: Sebaiknya jangan gunakan argumen "bh" DATEDIF karena penghitungan hasil mungkin menjadi tidak akurat.

4. Opsional: Gabungkan tiga rumus menjadi satu.

=DATEDIF(D17,E17,"t")&" tahun, "&DATEDIF(D17,E17,"tb")&" bulan, "&DATEDIF(D17,E17,"bh")&" hari" dan hasilnya: 2 tahun, 4 bulan, 5 hari

Anda dapat menggabungkan ketiga penghitungan tersebut ke dalam satu sel seperti contoh berikut ini. Gunakan ampersand, tanda kutip, dan teks. Rumus ini memang lebih panjang untuk diketik, namun semuanya tergabung menjadi satu. Tips: Tekan ALT+ENTER untuk menambahkan pembatas baris dalam rumus Anda. Cara ini membuatnya lebih mudah dibaca. Selain itu, tekan CTRL+SHIFT+U jika Anda tidak dapat melihat seluruh rumus.

Mengunduh contoh kami

Anda dapat mengunduh buku kerja contoh yang berisi semua contoh dalam artikel ini. Anda dapat mengikutinya, atau membuat rumus Anda sendiri.

Unduh contoh penghitungan tanggal

Penghitungan tanggal dan waktu lainnya

Seperti yang dapat dilihat di atas, fungsi DATEDIF menghitung selisih antara tanggal mulai dan tanggal selesai. Namun, daripada mengetikkan tanggal tertentu, Anda juga dapat menggunakan fungsi TODAY() dalam rumus. Saat menggunakan fungsi TODAY(), Excel akan menggunakan tanggal hari ini di komputer Anda. Perlu diingat bahwa tanggal akan berubah saat file dibuka kembali di lain hari.

=DATEDIF(TODAY(),D28,"t") dan hasilnya: 984

Harap perhatikan bahwa, pada saat artikel ini ditulis, tanggal hari ini adalah 6 Oktober 2016.

Gunakan fungsi NETWORKDAYS.INTL saat Anda ingin menghitung jumlah hari kerja antara dua tanggal. Anda juga dapat mengecualikan akhir pekan dan hari libur.

Sebelum memulai: Putuskan apakah Anda ingin mengecualikan tanggal hari libur. Jika ya, ketikkan daftar tanggal hari libur di area atau lembar terpisah. Masukkan tanggal hari libur dalam masing-masing selnya. Kemudian pilih sel tersebut, pilih Rumus > Tetapkan Nama. Beri nama rentang dengan HariLiburSaya, lalu klik OK. Kemudian buat rumus menggunakan langkah-langkah di bawah ini.

1. Ketik tanggal mulai dan tanggal selesai.

Tanggal mulai di sel D53 adalah 1/1/2016, tanggal selesai di sel E53 adalah 31/12/2016

Dalam contoh ini, tanggal mulai ada di sel D53, dan tanggal selesai di sel E53.

2. Di sel lain, ketik rumus seperti berikut:

= NETWORKDAYS.INTL(D53,E53,1) dan hasilnya: 261

Ketikkan rumus seperti contoh di atas. Angka 1 dalam rumus tersebut menetapkan Sabtu dan Minggu sebagai hari akhir pekan, lalu mengecualikannya dari total.

Catatan: Excel 2007 tidak memiliki fungsi NETWORKDAYS.INTL. Namun, aplikasi memiliki fungsi NETWORKDAYS. Contoh di atas akan terlihat seperti ini di Excel 2007: =NETWORKDAYS(D53,E53). Anda tidak perlu menentukan 1, karena NETWORKDAYS mengasumsikan akhir pekan jatuh pada hari Sabtu dan Minggu.

3. Jika perlu, ubah angka 1.

Daftar Intellisense menampilkan 2 - Minggu, Senin; 3 - Senin, Selasa, dan seterusnya

Jika Sabtu dan Minggu bukan hari akhir pekan Anda, ubah angka 1 ke angka lain dari daftar IntelliSense. Misalnya, angka 2 menetapkan hari Minggu dan Senin sebagai hari akhir pekan.

Jika Anda menggunakan Excel 2007, lewati langkah ini. Fungsi NETWORKDAYS di Excel 2007 selalu mengasumsikan akhir pekan pada hari Sabtu dan Minggu.

4. Ketik nama rentang hari libur.

=NETWORKDAYS.INTL(D53,E53,1,HariLiburSaya) dan hasilnya: 252

Jika telah membuat nama rentang hari libur di bagian “Sebelum memulai” di atas, ketikkan nama tersebut di bagian akhir seperti ini. Jika tidak memiliki hari libur, Anda dapat mengosongkan koma dan HariLiburSaya. Jika menggunakan Excel 2007, contoh di atas akan menjadi seperti ini: =NETWORKDAYS(D53,E53,HariLiburSaya).

Tips: Jika tidak ingin merujuk nama rentang hari libur, sebagai gantinya Anda dapat mengetikkan rentang, seperti D35:E:39. Atau, ketikkan setiap hari libur dalam rumus. Misalnya, jika hari libur Anda jatuh pada tanggal 1 dan 2 Januari 2016, ketikkan rumus seperti ini: =NETWORKDAYS.INTL(D53,E53,1,{"1/1/2016","2/1/2016"}). Di Excel 2007, rumus akan terlihat seperti ini: =NETWORKDAYS(D53,E53,{"1/1/2016","2/1/2016"})

Anda dapat menghitung waktu yang terlewati dengan mengurangi satu waktu dari yang lain. Masukkan waktu mulai di satu sel terlebih dahulu, lalu waktu selesai di sel yang lain. Pastikan untuk mengetikkan waktu penuh, termasuk jam, menit, dan spasi sebelum AM atau PM. Berikut caranya:

1. Ketik waktu mulai dan waktu selesai.

Tanggal/waktu mulai 7:15 AM, Tanggal/waktu selesai 4:30 PM

Dalam contoh ini, waktu mulai ada di sel D80, dan waktu selesai di sel E80. Pastikan untuk mengetikkan jam, menit, dan spasi sebelum AM atau PM.

2. Atur format h:mm AM/PM.

Kotak dialog Format sel, perintah Kustom, tipe h:mm AM/PM

Pilih kedua tanggal dan tekan CTRL + 1 (atau Gambar ikon tombol Command MAC + 1 di Mac). Pastikan untuk memilih Kustom > h:mm AM/PM, jika belum diatur.

3. Kurangi dua waktu tersebut.

= E80-D80 dan hasilnya: 9:15 AM

Dalam sel lain, kurangi sel waktu mulai dari sel waktu selesai.

4. Atur format h:mm.

Dialog Format sel, perintah Kustom, tipe h:mm

Tekan CTRL + 1 (atau Gambar ikon tombol Command MAC + 1 di Mac). Pilih Kustom > h:mm sehingga hasilnya tidak menyertakan AM dan PM.

Untuk menghitung waktu antara dua tanggal dan waktu, cukup kurangi satu nilai dari yang lainnya. Namun, Anda harus menerapkan pemformatan ke setiap sel agar Excel mengembalikan hasil yang diinginkan.

1. Ketikkan dua tanggal dan waktu penuh.

Tanggal mulai 1/1/16 1:00 PM; Tanggal selesai 2/1/16 2:00 PM

Dalam satu sel, ketikkan tanggal/waktu mulai penuh. Lalu di sel lain, ketikkan tanggal/waktu selesai penuh. Setiap sel harus memiliki hari, bulan, tahun, jam, menit, dan spasi sebelum AM atau PM.

2. Atur format 14/3/12 1:30 PM.

Dialog Format sel, perintah Tanggal, tipe 14/3/12 1:30 PM

Pilih kedua sel dan tekan CTRL + 1 (atau Gambar ikon tombol Command MAC + 1 di Mac). Lalu pilih Tanggal > 14/3/12 1:30 PM. Tanggal ini bukanlah tanggal yang akan Anda tetapkan, hanya contoh untuk tampilan format. Perlu diketahui bahwa dalam versi sebelum Excel 2016, format ini mungkin memiliki sampel tanggal contoh yang berbeda, seperti 14/3/01 1:30 PM.

3. Kurangi keduanya.

=E84-D84 dan hasilnya 1,041666667

Di sel lain, kurangi sel tanggal/waktu mulai dari sel tanggal/waktu selesai. Hasilnya mungkin akan terlihat seperti angka dan desimal. Anda akan memperbaikinya di langkah berikutnya.

4. Atur format [h]:mm.

Dialog Format sel, perintah Kustom, tipe [h]:mm

Tekan CTRL + 1 (atau Gambar ikon tombol Command MAC + 1 di Mac). Pilih Kustom. Dalam kotak Tipe , ketik [h]:mm.

Lihat Juga

Fungsi DATEDIF

Fungsi NETWORKDAYS.INTL

NETWORKDAYS

Fungsi tanggal dan waktu lainnya

Menghitung selisih antara dua waktu

Kembangkan keterampilan Anda
Jelajahi pelatihan
Dapatkan fitur baru terlebih dahulu
Gabung ke Office Insiders

Apakah informasi ini bermanfaat?

Terima kasih atas umpan balik Anda!

Terima kasih atas umpan balik Anda! Sepertinya menghubungkan Anda ke salah satu agen dukungan Office kami akan sangat membantu.

×